ARGS シ
2026-03-09 / VPS

Multi SSH Di Terminal

Mengelola beberapa server melalui SSH bisa menjadi tugas yang menantang, terutama jika Anda harus mengingat banyak alamat IP, nama pengguna, dan port. Untungnya, dengan konfigurasi SSH yang tepat, Anda bisa menyederhanakan proses ini. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah untuk mengatur multi SSH di terminal dengan menggunakan file konfigurasi SSH.

Mengedit Konfigurasi SSH

Langkah pertama dalam mengelola beberapa koneksi SSH adalah dengan mengedit file konfigurasi SSH Anda. File ini biasanya terletak di direktori home Anda dan bernama config dalam folder .ssh.

Untuk mengedit file ini, buka terminal dan ketikkan perintah berikut:

nano ~/.ssh/config

Jika file ini belum ada, perintah di atas akan membuatnya. Pastikan Anda memiliki izin yang tepat untuk membuat dan mengedit file ini.

Menambahkan Konfigurasi Host Baru

Setelah Anda membuka file config, Anda dapat menambahkan detail koneksi untuk setiap server yang ingin Anda kelola. Berikut adalah contoh konfigurasi untuk menambahkan host baru:

Host vps-baru
    HostName 123.123.123.123
    User root
    Port 22

Pada konfigurasi di atas:

Menggunakan ssh-copy-id untuk Menyalin Kunci SSH

Setelah menambahkan konfigurasi host baru, langkah selanjutnya adalah menyalin kunci SSH Anda ke server. Hal ini memungkinkan Anda untuk terhubung ke server tanpa harus memasukkan kata sandi setiap kali. Untuk melakukannya, gunakan perintah ssh-copy-id:

ssh-copy-id vps-baru

Perintah ini akan menyalin kunci publik SSH Anda ke server yang telah Anda definisikan sebagai vps-baru dalam file konfigurasi. Anda mungkin akan diminta untuk memasukkan kata sandi server selama proses ini.

Menghubungkan ke Server Menggunakan Alias

Setelah konfigurasi dan penyalinan kunci berhasil dilakukan, Anda sekarang dapat terhubung ke server dengan menggunakan nama alias yang telah Anda tentukan. Cukup ketik perintah berikut di terminal:

ssh vps-baru

Perintah ini akan langsung menghubungkan Anda ke server dengan menggunakan detail yang telah ditetapkan di file konfigurasi, tanpa perlu memasukkan alamat IP, nama pengguna, atau port secara manual.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah mengelola beberapa koneksi SSH di terminal Anda. Konfigurasi ini tidak hanya membuat proses lebih efisien tetapi juga mengurangi kesalahan yang bisa terjadi saat memasukkan detail koneksi secara manual.

← Kembali